Mengenal Tentang Tali Kawat Baja yang Digunakan Dalam Proses Pengangkatan

Pada artikel kali ini kita akan coba memahami tentang tali kawat baja atau TKB, secara umum tali kawat baja ini pasti sudah sangat familiar di telinga Garuda Crew semua dan pasti Garuda crew sudah pernah melihatnya. Tali kawat baja (TKB) atau Wire Rope adalah salah satu komponen yang penting dalam dunia pengangkatan dan pengangkutan. Alat berat memainkan peran kunci dalam industri konstruksi dan pertambangan, dan di balik kinerjanya, terdapat komponen esensial yang membantu mengubah tenaga mesin menjadi gerakan nyata yaiu tali kawat baja. Artikel ini akan membahas tentang apa itu tali kawat baja, Struktur dari TKB,  jenis, fungsi, Keruskan pada Wire rope dan juga perawatan pada tali kawat baja. Bagaimana penjelasan lengkapnya simak terus artikel berikut ini.

Apa yang Dimaksud dengan Tali Kawat Baja?

Wire rope atau tali kawat baja adalah kumpulan untaian logam yang telah dipelintir dan dililitkan untuk membentuk bentuk heliks dengan tujuan untuk menopang dan mengangkat beban berat dan melakukan tugas yang terlalu berat untuk kawat standar. Pada dermaga perkapalan, tali-temali, dan peralatan penahan beban, wire rope dipasang pada swivel, shackle, atau hook untuk mengangkat beban dengan cara yang terkendali, merata, dan efisien.

Bagaimana Struktur/konstruksi dari Tali Kawat Baja?

Berikut ini adalah struktur dari Tali Kawat Baja:

Dari gambar diatas Garuda Crew sudah bisa membedakan antara masing – masing dari komponen tali kawat baja, setiap komponen tersebut memiliki fungsinya masing – masing yaitu:

1. Center Wire

Center wire adalah kawat yang ada di tengah yang di kelilingi dengan pintalan pintalan kawat yang menjadi satu, tujuan dari inti kawat ini adalah memperkuat dari pintalan yang akan digunakan ketika pengangkatan

2. Wire

Wire sendiri adalah kawat yang terbuat dari baja, besi ataupun tali yang digunakan sebagai bagian dari strand

3. Strand

Strand adalah kumpulan dari masing – masing wire yang di pillin dari arah kiri ataupun kanan sehingga membentuk suatu kesatuan yang lebih tebal dari wire

4. Core

Core adalah bagian inti dari tali kawat baja yang terbuat dari baja, besi ataupun tali rami atau serat rami dengan ukuran yang lebih besar dari wire yang berfungsi untuk menguatkan konstruksi dari tali kawat baja

5. Wire Rope

Wire rope adalah kumpulan dari setiap wire yang di pilin dan kemudian menjadi satu kesatuan.

Bentuk pintalan TKB :

Right   Regular lay      : arah   strand  kekanan dan arah wire berlawanan arah dengan strand

Right lang lay             : arah strand kekanan dan arah wire sama dengan arah strand

Left reguler lay           : arah strand kekiri dan arah wire berlawanan arah dengan strand

Left     lang     lay       : arah strand kekiri dan arah wire sama dengan arah strand

Mari kita coba pahami gambar di samping ini

Pada gambar tersebut memiliki kode wire rope 6 x 7 dimana angka 6 memiliki arti 6 strand (gulungan) ditunjukkan oleh lingkaran merah dan 7 sendiri adalah pada setiap strand mempunyai 7 wire (kawat) yang ditunjukkan oleh panah biru. Begitu juga dengan seterusnya.

Pada gambar nomer 2 memiliki kode wire rope 6 x 19 dimana angka 6 adalah banyaknya atau jumlah strand dan 19 adalah jumlah wire (kawat) yang ada dalam 1 strand.

Apa saja jenis – jenis dari Tali Kawat Baja?

Berikut ini adalah jenis – jenis dari tali kawat baja:

1. General Purpose

Jenis tali kawat baja ini bisa digunakan untuk berbagai macam aplikasi. Jeni tali kawat baja ini adalah jenis kawat baja yang paling umum digunakan, karena kegunaannya yang umum untuk aplikasi – aplikasi yang umum pula, sehingga tidak membutuhkan jenis kawat baja khusus untuk diterapkan pada aplikasinya di lapangan. Kontrusksi dari jenis tali kawat baja pun banyak sekali macamnya. Berikut ini adalah adalah contoh dari Tali Kawat Baja General Purpose

Kegunaan dari pada tali kawat baja jenis ini adalah:

Lifting

Lifting sendiri adalah proses pengangkatan dengan menggunakan tali kawat baja atau wire rope yang biasa digunakan pada alat berat.

Towing

menarik atau mengevakuasi kendaraan yang tidak dapat beroperasi atau rusak dengan kendaraan lain yang biasanya berdaya lebih tinggi. Proses ini melibatkan penggunaan tali atau rantai khusus untuk menghubungkan kendaraan yang berfungsi dengan kendaraan yang membutuhkan pertolongan.

Lashing

Lashing adalah proses mengikat barang atau cargo pada sebuah alat transportasi. Lashing dilakukan agar barang tidak bergerak selama perjalanan, baik itu darat, laut maupun udara, sehingga barang dapat sampai tujuan dengan aman

Logging

Digunakan untuk proses pengangkuan atau penarikkan batang – batang pohon yang sudah di tebang

2. Elevator

Jenis kawat baja ini adalah jenis kawat yang digunakan hanya untuk elevator saja, yaitu untuk membanu pengoperasian jalannya elevator. Jenis kawat baja ini digunakan pada katrol elevator untuk mengangkat dan menurunkan elevator. Berikut ini adalah jenis tali kawat baja yang digunakan pada elevator.

3. High Performance

Jenis tali kawat baja ini khusus dan cara pembuatannya pun khusus yaitu dengan cara di press, sehingga memiliki ukuran yang lebih kecil tetapi tidak merubah kekuatan aslinya. Nama lain dari proses pengepresan ini adalam compacting sehingga tidak sedikit jenis kawat baja ini diberikan akhiran anama compacted karana memang kawat baja tersebut telah mengalami proses compacting yaitu proses pengepresan. Berikut ini adalah contoh dari pada tali kawat baja jenis Baja High Performance

Apa Saja Yang Menjadi Fungsi Dari TKB?

1. Angkat dan Pindah Beban Berat

Tali kawat baja digunakan untuk mengangkat dan memindahkan beban berat dalam berbagai aplikasi industri. Ini termasuk operasi derek, pengangkatan material di konstruksi, penggunaan di kapal untuk mengangkat muatan, dan kegiatan pertambangan.

2. Penyokong Struktur

Tali kawat baja sering digunakan sebagai elemen penopang atau pengikat dalam struktur bangunan, jembatan, dan instalasi industri. Ini memberikan kekuatan tambahan dan kestabilan struktural.

3. Penarikan Kendaraan Bermasalah

Dalam keadaan darurat atau kecelakaan jalan raya, tali kawat baja digunakan untuk menarik kendaraan yang tidak dapat beroperasi atau kendaraan bermasalah.

Apa Saja Kerusakan Yang Sering Terjadi Pada Tali Kawat Baja?

a. Internal corrosion

Kerusakkan yang diakibatkan oleh pengaratan di bagian dalam wire rope hal ini biasanya dikarenakan akibat tidak sesuainya tali kawat baja ini disimpnan bisa terkena panas dan dan hujan dan juga kurangnya pelumasan pada tali kawat baja

b. External corrosion

Kerusakkan akibat pengaratan di bagian luar wire rope

c. Kink

Kerusakan ini dikarenakan tekukan pada saat pengerjaan atau pad asaat proses penyimpanan sehingga wire rope mengalami penekanan di satu sisi sehingga bisa tertekuk.

d. Bird caging

Kerusakan ini biasanya terjado karena tekanan yang terlalu kuat pada wire rope dan melebihi kekuatannya dan saat selesai digunakan maka terjadilah keusakan seperti ini.

e. Protrusion core

Kerusakan ini adalah putusnya beberapa tali kawat baja pada bagian luar pada wire rope tersebut, biasanya kerusakkan ini bisa diakbatkan karena gesekkan dan juga aus nya tali kawat baja sehingga membuatnya rusak

Bagaimana Perawatan Tali kawat Baja?

  1. Pastikan Tali kawat baja jangan pernah diseret agar tidak terjadinya kerusakkan
  2. Jangan diikat / disimpul
  3. Bersihkan dg Dry Cleaner / Penetrating Oil
  4. Bebas dari air hujan & matahari
  5. Syarat pelumasan tali baja:
  • Tidak menimbulkan karat
  • Memiliki daya sekat yg baik
  • Mudah meresap pada bundel-bundel Strand
  • Mampu membentuk lapisan anti air pada permukaan tali
  • Memiliki daya lumas tinggi
  • Jenis pelumasan dapat digunakan Gardium Compound

Sumber

https://www.iqsdirectory.com/articles/wirerope.html#:~:text=Wire%20rope%20is%20a%20robust,%2C%20maritime%2C%20and%20industrial%20settings

https://seoasmarines.com/2017/09/25/jenis-kawat-baja/

https://www.ropeiq.com/post/wire-rope-inspection-corrosion-discard-criteria

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *