Mengenal dan Mencegah Kecelakaan Kerja pada Pengerjaan Excavator

Meskipun excavator adalah alat yang sangat bermanfaat dalam proyek konstruksi dan penggalian, pengoperasiannya membutuhkan keahlian dan perhatian yang tinggi. Namun, menggunakannya melibatkan risiko yang signifikan bagi operator dan pekerja di sekitarnya. Untuk menjaga keselamatan di tempat kerja, sangat penting untuk memahami bahaya yang terkait dengan pengoperasian excavator. Bagaimana penjelasan lengkapnya simak terus artikel berikut ini yaa Garuda Crew!!.

Apa yang Dimaksud Dengan Excavator?

Ekskavator adalah alat berat untuk konstruksi yang terutama digunakan untuk menggali, mengangkat, dan membawa beban dalam berbagai tugas. Alat ini terdiri dari boom, bucket, dan kabin yang berputar di atas superstruktur dengan rel atau roda di atas undercarriage. Excavator adalah alat berat multifungsi yang digunakan untuk berbagai fungsi, termasuk pembongkaran, penambangan, penggalian parit, pembukaan lahan, penanganan material, pengerukan sungai, dan konstruksi. Mulai dari mini hingga besar, excavator tersedia dalam berbagai ukuran dan jenis serta masing-masing dirancang untuk tujuan tertentu, seperti pemindahan tanah atau pekerjaan yang membutuhkan penggalian yang luas. Untuk meningkatkan kinerjanya untuk berbagai tugas, excavator dapat dilengkapi dengan attachment seperti auger, palu, ripper, pemadat, dan banyak lagi.

Potensi Kecelakaan pada Pengoperasian Excavator?

Berikut ini adalah potensi kecelakaan pada saat pengoperasian excavator:

1. Tertimpa

Baik operator excavator maupun orang di sekitarnya sangat rentan terhadap kerusakan bucket atau puing-puing yang jatuh. Jika seseorang terlalu dekat dengan alat berat, material dari muatan dapat terlepas dan menimpa mereka. Demikian juga, jika operator menggunakan ekskavator kabin terbuka, mereka dapat terkena puing-puing yang sedang diangkat.

Selain puing-puing yang jatuh hal yang mungkin terjadi yang dapat membahayakan keselamatan Operator yang tidak menyadari adanya pejalan kaki atau pekerja di dekatnya dapat menabrak atau menindih mereka saat memutar atau menurunkan lengan bucket. Mereka juga dapat membahayakan diri mereka sendiri dengan meninggalkan alat berat yang sedang bergerak dengan lengan bucket yang diturunkan. Maka dari itu perlu dipasang batas aman pada area kerja Excavator agar pekerja dan pejalan kaki tidak mengalami kecelakaan kerja akibat terlalu dekat dengan area pengoperasian.

2. Kecelakaan pada saat penggalian dan masuk ke dalam parit

Ketika tanah tidak dapat menahan perubahan tekanan yang disebabkan oleh penggalian, terjadilah kecelakaan penggalian. Alat berat dapat terjungkal jika tanah yang gembur bergeser karena beratnya. Kecelakaan penggalian lainnya terjadi karena teknik penggalian yang tidak tepat atau pekerja yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk mencoba metode yang kompleks. Mencoba mengangkangi parit atau menggunakan lengan bucket untuk memanjat sisi parit adalah beberapa contohnya.

3. Tergulingnya alat berat

Jika operator tidak berhati-hati, alat yang digunakan dapat terguling. Seperti yang disebutkan sebelumnya, tergulingnya alat berat dapat terjadi ketika tanah amblas, menyebabkan alat berat tidak dapat menopang. Menggerakkan alat berat dengan attachment yang tidak diturunkan dengan benar, mengoperasikan alat berat di lereng yang terlalu curam, dan memanuver alat berat terlalu cepat adalah penyebab utama tergulingnya alat berat.

4. Terlindas mesin

Seorang operator mungkin mundur dan menabrak orang yang tidak mereka sadari atau menabrak seorang pekerja yang tersandung di depannya. Tidak cukup perhatian dari operator dan pejalan kaki menyebabkan kecelakaan ini. Kecelakaan lain dapat terjadi ketika alat berat bergerak secara tidak terduga. Ini dapat terjadi karena operator tidak mematikan rem parkir atau karena alat berat tergelincir di tanah yang tidak stabil.

5. Kesalahan Pemeliharaan

Operator membahayakan diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitarnya jika alat berat mereka tidak dirawat dengan benar. Komponen alat berat dapat lepas dan menimpa seseorang jika pin pengunci tidak ditempatkan dengan benar. Selain memasang bagian yang salah, perubahan yang tidak sesuai pada alat berat dapat membahayakan keseluruhan operasional alat berat atau integritas strukturnya.

6. Tertabrak

Pada pengoperasrian excavator pekerja harus memperhatikan jarak aman untuk pengeporasian dari alat tersebut dan pekerja juga harus memasang peringatan di area sekitar pengerjaan agar tidak ada pekerja atau orang lain yang masuk kedalam batas bahaya pengerjaan.

Hal Apa yang Tidak Boleh Dilakukan Dalam Mengoperasikan Excavator?

Untuk menjaga keselamatan dan efektivitas penggunaan excavator, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat menggunakannya. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dan larangan:

  • Mengoperasikan Tanpa Keterampilan yang Cukup

Untuk menghindari kecelakaan dan kerusakan, operator harus memiliki keterampilan dan kemampuan yang memadai untuk mengoperasikan excavator.

  • Melakukan Pengoperasian Tanpa Memperhatikan Aspek Keselamatan Kerja (K3)

Aspek keselamatan kerja seperti prosedur pengoperasian alat, perawatan, dan troubleshooting sangat penting untuk diperhatikan saat melakukan operasi.

  • Mengabaikan perawatan dan solusi masalah

Operator harus memastikan bahwa alat diperbarui secara berkala sesuai dengan manual manufaktur pembuat excavator agar tetap aman untuk digunakan.

  • Mengabaikan Informasi Keselamatan

Operator harus membaca dan memahami informasi keselamatan dalam manual manufaktur dan mengikuti prosedur keselamatan yang ditetapkan.

  • Mengabaikan Tindakkan pencegahan

Sebelum menggunakan alat, operator harus melaporkan ketidaksesuaian fungsinya. Jika ada masalah, mereka tidak boleh menggunakannya lagi.

  • Membiarkan alat dalam kondisi tidak baik

Sebelum mengoperasikan, pastikan bahwa alat seperti tuas control dan lainnya dalam kondisi baik. Ini akan mencegah kecelakaan saat bekerja.

  • Mengabaikan prosedur Sebelum, Selama, dan Sesudah Pengoperasian

Operator harus memeriksa kondisi alat, area kerja dan menggunakan rem dengan benar sebelum, selama dan sesudah mengoperasikan excavator. Mereka juga harus memastikan bahwa alat diparkir dengan aman setelah digunakan.

Operator dapat menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain di sekitarnya dengan mematuhi larangan-larangan tersebut dan memperhatikan hal – hal yang harus diperhatikan saat mengoperasikan excavator. Mereka juga dapat menjaga kinerja alat berat tetap optimal dengan melakukan pengecekan rutin dan melaporkan ketidsesuaian alat yang digunkan ke bagian maintenance.

Apa yang Harus Dilakukan Saat Mengoperasikan Excavator?

Saat mengoperasikan excavator, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar penggunaan alat berat ini aman dan efisien. Berikut adalah beberapa tips yang perlu dipertimbangkan:

  • Sebelum Mengoperasikan Excavator:

Periksa kondisi dan kelayakan alat sesuai dengan formulir pemeriksaan yang sudah dipersiapkan. Pastikan tuas kontrol beroperasi dengan benar dan periksa sistem propel sebelum beroperasi untuk mencegah kecelakaan saat bekerja

  • Selama Mengoperasikan Excavator:

Periksa sekitar area kerja, termasuk kemungkinan adanya pekerja lain atau alat berat lain, dan bunyikan klakson sebagai tanda alat akan bergerak. Tekan pedal rem, lepaskan rem parkir (emergency brake), dan naikkan blade/bucket/boom/arm dengan hati-hati

  • Sesudah Mengoperasikan Excavator:

Pastikan ekskavator diparkir pada tempat yang aman dan rata/datar, letakkan attachment (blade, bucket, boom, arm) dengan aman, pasang rem parkir (emergency brake), dan dinginkan mesin dengan cara membiarkan mesin pada putaran rendah selama beberapa menit.

Dengan memperhatikan tips-tips di atas sebelum, selama, dan setelah mengoperasikan excavator, operator dapat menjaga keselamatan diri sendiri, orang lain di sekitarnya, serta menjaga kondisi optimal dari alat berat tersebut

Bagaimana Cara Mencegah Kecelakaan Kerja Pada Excavator?

Meskipun kecelakaan mungkin terjadi, sangat penting untuk melakukan segala sesuatu yang dapat kita lakukan untuk mengurangi risiko. Ada beberapa proses yang harus kita ikuti sebelum memulai setiap pekerjaan konstruksi, terutama yang melibatkan alat berat seperti excavator. Berikut ini adalah cara mencegah kecelakaan kerja pada excavator:

1. Menilai Operator

Untuk menilai operator pada tempat kerja, kita harus mengetahui apakah individu yang akan mengelola mesin tersebut cukup familiar dengan alatnya atau tidak. Setiap produsen alat berat akan memiliki cara kerja mesin yang sedikit berbeda. Sebelum memulai, bicarakan dengan siapa pun yang akan mengoperasikan alat berat dan pastikan mereka nyaman dan pastikan isi buku panduan operator serta bacalah terlebih dahulu manual book alat yang akan dioperasikan.

2. Survei lokasi kerja

Penting untuk mensurvei dan menganalisis kondisi tempat alat berat akan beroperasi. Misalnya, jika excavator harus bekerja di lereng atau tanah yang lembek, alat berat ini dapat berisiko tergelincir atau terperosok. Jika kondisinya sulit, pertimbangkan cara meminimalkan risiko saat mengoperasikan alat berat.

3. Menugaskan seorang supervisor

Pastikan selalu ada petugas keselamatan di sekitar Anda. Jangan pernah bekerja dengan alat berat sendirian. Tidak peduli seberapa nyaman atau percaya diri seorang operator menggunakan alat berat, jika terjadi kecelakaan, Operator pasti ingin ada orang di sekitar yang dapat segera merespons.

4. Memberikan Pelatihan

Operator wajib mengikuti pelatihan sesuai dengan kebutuhan pengoperasian alat berat yang akan di operasikan dan harus mengikuti sesuai dengan regulasi seusai dengan negara nya masing – masing. Meskipun operator sudah mempunyai pengalaman yang lama dilapangan tetapi masih belum mempunyai sertifikasi maka ini telah menentang aturan yang berlaku dan tidak dibenarkan.

Kesimpulan

pengoperasian excavator melibatkan sejumlah risiko yang serius bagi operator dan pekerja di sekitarnya. Namun, dengan memahami dan mengidentifikasi bahaya-bahaya potensial ini, serta mengikuti prosedur keselamatan yang ketat, dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan dan cedera di lokasi kerja. Melalui pelatihan yang tepat, penggunaan alat tambahan yang bijaksana, dan pengawasan yang cermat, keselamatan dalam pengoperasian excavator dapat dipertahankan secara efektif.

https://www.solutionplanthire.com.au/blog/safety-basics-prevent-accident-using-excavator/

https://www.volvoce.com/asia/en-as/about-us/blog/2021/different-excavator-types-sizes-and-purposes-explained-2021/

https://dozr.com/blog/excavator

https://www.ciptahydropower.com/tips-pakai-excavator/

https://pakki.org/berita_detail/k3-alat-berat-4-langkah-aman-penggunaan-excavator

https://hardhattraining.com/360-excavator-recognizing-top-6-hazards/

https://www.solutionplanthire.com.au/blog/safety-basics-prevent-accident-using-excavator/

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *