Kenapa Excavator Gak Boleh Dipakai Angkut Orang?

Di lapangan kerja, masih sering ditemukan praktik pekerja naik di bucket excavator untuk dipindahkan dari satu titik ke titik lain. Alasannya biasanya karena dianggap lebih cepat, praktis, atau “cuma sebentar”. Padahal, kebiasaan ini termasuk tindakan berbahaya dan melanggar prosedur keselamatan kerja.

Excavator bukan alat angkut manusia. Penggunaan yang tidak sesuai fungsi dapat menyebabkan kecelakaan serius hingga kematian.

Fungsi Utama Excavator

Ekskavator merupakan suatu alat berat yang secara umum terdiri dari tiga bagian, yakni boom (bahu), arm (lengan), dan bucket. Komponen yang dimiliki untuk mendukung tiga bagian tersebut juga cukup banyak yang membuatnya dapat berfungsi dengan baik. 

Secara umum, alat ini berfungsi dalam melakukan penggalian hingga mengangkut muatan material ke dalam dump truck atau loading, hingga memecahkan batu atau breaker. Peranannya juga sangat penting dalam membantu berbagai pekerjaan berat seperti dalam bidang konstruksi, perkebunan, normalisasi sungai, pertambangan, dan berbagai sektor lain.

Selain itu, ada juga beberapa fungsi lain seperti:

  • Mengeruk sedimentasi sungai,
  • Menggali saluran air, 
  • Memadatkan dan meratakan tanah, 
  • Membantu berbagai pekerjaan yang berkaitan dengan pembongkaran material.

Risiko Jatuh dan Terjepit Sangat Tinggi

Saat seseorang berdiri atau duduk di bucket excavator, risiko kecelakaan nya akan meningkat drastis. Beberapa potensi bahayanya antara lain: 

  1. Jatuh dari Ketinggian: Pekerja bisa terpeleset, hilang keseimbangan, atau terlempar saat bucket diangkat atau ketika excavator mengalami guncangan akibat jalan yang tidak rata. Dampaknya bisa berupa patah tulang hingga kematian. 
  2. Terjepit Bagian Excavator: Korban berisiko terjepit antara bucket, arm, atau boom saat sistem hidrolik bergerak. Hal ini sangat mematikan karena tekanan hidrolik memiliki kekuatan luar biasa. 
  3. Tertimpa Material: Jika ada orang yang berdiri (menumpang) di dalam bucket excavator maka akan ada kemungkinan besar untuk tertimpa material yang menempel di dalam bucket .
  4. Terbentur Objek Sekitar: Pekerja dapat terbentur bagian bucket, komponen yang ada pada excavator. 
  5. Terlempar Akibat Hentakan Mendadak: Operator mungkin melakukan gerakan swing secara tiba-tiba yang menghasilkan gaya sentrifugal, melempar siapa pun yang duduk atau berdiri di bucket dengan kecepatan tinggi ke area berbahaya

Termasuk Pelanggaran SOP dan Aturan K3

Dalam standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), penggunaan alat berat harus sesuai fungsi dan prosedur operasional.

Mengangkut orang menggunakan excavator termasuk tindakan unsafe act karena:

  • Tidak sesuai peruntukan alat
  • Tidak memenuhi standar pengangkutan manusia
  • Tidak memiliki sistem proteksi penumpang
  • Meningkatkan risiko fatality

Di banyak proyek, tindakan ini termasuk pelanggaran berat dan dapat dikenakan sanksi karena membahayakan pekerja lain maupun operator.

Contoh Kecelakaan Nyata

Banyak kecelakaan kerja terjadi karena pekerja naik di bucket excavator hanya untuk “sebentar”.

Kasus yang sering terjadi antara lain:

  • Pekerja terjatuh saat bucket bergerak
  • Bucket menghantam struktur bangunan
  • Excavator terguling saat membawa pekerja
  • Pekerja terjepit akibat miskomunikasi operator

Sebagian besar kejadian ini sebenarnya bisa dicegah jika prosedur keselamatan dipatuhi sejak awal.

Sumber:

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *