Kuat Bukan Berarti Aman: Bahaya di Balik Track Link Excavator 

Apa Itu Track pada Excavator?

Track link merupakan salah satu kunci dalam sistem excavator selama penggalian dengan beban berlebih. Fungsi dari track link pada excavator yaitu mengubah gerakan putar menjadi gulungan dan menjadi tumpuan bagi track roller sehingga memungkinkan unit excavator dapat berjalan. 

Pada dasarnya, sistem track link excavator terdiri atas:

  1. Carrier Roller, menjaga bagian atas track.
  2. Track Chain, rantai utama penghubung sistem.
  3. Track Shoe, pijakan excavator.
  4. Track Roller, menopang beban unit.
  5. Idler, pengarah track.
  6. Sprocket, penggerak utama track.
  7. Track Adjuster, pengatur ketegangan (tension) track chain.

Komponen-komponen utama track link terdiri atas: 

  1. Link berfungsi untuk  menumpu  berat  unit  ke  landasan  dan tempat persinggungan dengan track roller dan carrier roller.
  2. Pin dan Bushing berfungsi untuk menghubungkan danmemutuskan  antar link.
  3. Bushing berfungsi untuk mendapatkan sifat fleksibel ketika track bergerak menggulung.
  4. Seal berfungsi untuk mencegah terjadinya kebocoran oli dan sebaliknya untuk mencegah agar jangan sampai ada kotoran dari luar yang masuk ke dalam komponen.

Track link pada excavator terdiri atas dua tipe yaitu sealed and lubricated type track dan greased sealed type track. 

Risiko Track Putus pada Excavator

  • Kerusakan Komponen Total (Downtime): Track yang putus dapat merusak komponen lain secara parah, seperti sprocket, idler, atau final drive.
  • Risiko Operasional & Biaya: Menyebabkan downtime (waktu henti) yang sangat lama dan biaya penggantian rantai atau onderdil yang mahal.
  • Bahaya Keselamatan (Potensi Celaka): Jika track putus atau lepas saat excavator sedang berjalan di medan miring atau di atas truk trailer, alat berat bisa hilang kendali, terbalik, atau membahayakan pekerja di sekitarnya.

Pentingnya Maintenance Rutin

  • Pencegahan Kerusakan: Dengan melakukan perawatan rutin, dapat mendeteksi potensi masalah sejak dini sebelum menjadi lebih serius. Misalnya, dengan mengganti oli secara teratur, sebagai langkah untuk mencegah gesekan dan keausan berlebihan pada mesin excavator.
  • Mencegah Waktu Henti: Perawatan rutin membantu mencegah kerusakan tak terduga, memastikan proyek tetap sesuai jadwal. Tidak hanya dalam hal perbaikan tetapi juga hilangnya produktivitas. Menurut wawasan industri, perawatan preventif dapat mengurangi waktu henti hingga 20%.
  • Menghemat Uang: Perawatan tepat waktu dapat menghemat biaya perbaikan atau penggantian yang mahal dalam jangka panjang. Retakan kecil atau sobekan pada trek karet, jika dibiarkan tanpa penanganan, dapat menyebabkan kegagalan trek total, yang membutuhkan penggantian yang mahal. Penelitian menunjukkan bahwa perawatan proaktif dapat menghemat hingga 40% dibandingkan dengan perawatan reaktif.
  • Meningkatkan Keselamatan: Excavator dalam kondisi baik lebih aman untuk dioperasikan. Perawatan rutin memastikan bahwa semua sistem dan komponen berfungsi dengan baik, mengurangi risiko kecelakaan dan cedera pada operator dan pekerja di sekitarnya.
  • Mengoptimalkan Kinerja: Mesin yang terawat dengan baik cenderung berkinerja lebih baik. Membantu pekerjaan selesai lebih efisien dan mengurangi waktu henti karena masalah teknis.

Source: 

https://trackpads.com.au/do-excavator-tracks-need-maintenance
https://ejournal.brin.go.id/MIPI/article/view/1599/972
https://psualatberat.com/penyebab-dan-cara-mengatasi-track-excavator-lepas

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *