Awareness of Contractor Safety Management System, Job Safety Analysis & LOTO
Contractor Safety Management System (CSMS) sangat penting bagi perusahaan untuk membantu pihak Health Safety Environment (HSE) dan User dalam mempersiapkan proses seleksi awal sebelum para kontraktor, vendor dan supplier melakukan pekerjaan di lingkungan mereka. Dimana para pihak ketiga harus mematuhi dan mengikuti peraturan sistmen manajemen yang dianut oleh perusahaan. CSMS merupakan sistem komprehensif dalam pengelolaan kontraktor sejak tahap perencanaan sampai pelaksanaan pekerjaan dengan menghubungkan sistem manajemen K3 perusahaan dengan sistem manajemen K3 kontraktor.
Tahapan CSMS meliputi:
1. Risk Assessment
2. Pre Qualification
3. Selection
4. Pre job activity
5. Work in progress
6. Final evaluation
Unit Kompetensi
Tujuan penerapan CSMS untuk perusahaan adalah:
Memberikan kontribusi berarti bagi perkembangan K3 dan menjadi salah satu konsultan dan tenaga ahli K3 utama dan berpengaruh di Indonesia. Sehingga dapat membantu perusahaan untuk menerapkan CSMS ini untuk mengelola risiko-risiko dan meningkatkan kinerja perusahaan melalui strategi dan pendekatan dalam proses bisnis, pendekatan nilai tambah, pengelolaan perubahan. Serta menempatkan konsultan dan tenaga ahli yang memiliki “passion” dan berpengalaman dengan ide-ide kreatif sehingga terbukti keefektifan dan optimalisasinya dalam mensukseskan lebih dari 1000 perusahaan di Indonesia.
Sasaran:
Penerapan CSMS ini dapat dilakukan di seluruh sektor atau bidang perusahaan baik produk maupun jasa seperti oil and gas, BUMN, manufaktur, tambang, perbankan, telekomunikasi, dan yang lainnya. b
ketauhi lebih lanjut mengenai Ahli K3 Umum.