Memuat halaman...
Memuat halaman...


Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang LOTO (Lockout Tagout). Dalam lingkungan industri, di mana mesin dan peralatan sangat penting untuk operasi sehari-hari, keselamatan pekerja sangat penting. Lockout-Tagout (LOTO) adalah prosedur keselamatan penting yang memainkan peran penting dalam mencegah kecelakaan selama aktivitas pemeliharaan dan perbaikan. Panduan komprehensif ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya prosedur LOTO, komponen pentingnya, dan peranannya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman. Artikel ini akan membahas tentang definisi, fungsi, jenis – jenis, prosedur pemasangan, kapan LOTO ini digunakan, siapa yang berhak menggunakan LOTO dan juga penerapan dari LOTO.

Lock Out Tag Out (LOTO) atau lebih dikenal sebagai sistem isolasi energi adalah upaya pengendalian dengan mematikan dan memutus aliran energi dari mesin atau peralatan. Aliran ini kemudian dikunci dan diberi tanda peringatan untuk mencegah mesin atau alat beroperasi selama proses pemeliharaan (OSHA, 2002). Sistem ini pada dasarnya sangat sederhana, yaitu menonaktifkan mesin yang sedang dikerjakan untuk mengisolasi diri dari pasokan energi, terutama untuk mesin yang digunakan selama pemeliharaan. Dengan menerapkan sistem LOTO dengan benar dan tepat, diharapkan dapat mengurangi kematian atau cedera yang terjadi selama proses pemeliharaan (maintenance) di suatu perusahaan. Lock sendiri adalah system penguncian sumber daya agar tidak dapat digunakan setelah sumber daya dimatikan. Sedangkan Tag Out adalah alat komunikasi untuk memberi tahu orang bahwa suatu pekerjaan sedang dilakukan dan tidak boleh dilakukan.
Fungsi utama LOTO (Lock Out Tag Out) adalah untuk melindungi pekerja dari bahaya energi yang dapat menimbulkan kecelakaan bahkan kematian di tempat kerja. LOTO juga digunakan untuk mengisolasi energi berbahaya, berikut ini adalah beberapa energi yang dapat dikendalikan dengan loto:
Berikut ini adalah Prosedur dari penerapan LOTO yang meliputi:
Berikut ini adalah jenis – jenis dari LOTO yang sering digunakan:
Digunakan untuk memberikan tanda bahaya pada mesin atau peralatan yang sedang dimatikan.

digunakan untuk menunjukkan peringatan bahaya pada mesin atau peralatan yang sedang tidak bekerja
Digunakan untuk mengunci saklar atau tuas pada mesin dan juga peralatan
Digunakan untuk mengunci saklar atau tuas pada mesin atau peralatan
Digunakan untuk mengunci katup pada pipa untuk mencegah pekerja terpapar
Digunakan untuk mencegah karyawan atau pekerja mecolokkan kabelnya.

Alat yang disebut “kunci katup gerbang” digunakan untuk mengunci katup gerbang, juga dikenal sebagai katup gerbang, agar tidak dapat digunakan selama perbaikan atau pemeliharaan. Alat ini, yang biasanya dibuat dari bahan yang tidak konduktif dan tahan panas, dirancang untuk mengunci katup dengan berbagai ukuran dan bentuk. Ini adalah bagian dari prosedur keselamatan Lock Out Tag Out (LOTO) yang dimaksudkan untuk mengisolasi energi berbahaya dan mencegah kecelakaan ketika bekerja dengan atau dekat peralatan bertenaga listrik.

Ball Valve Lockouts adalah alat yang digunakan untuk mengunci katup bola (ball valve) agar tidak dapat dioperasikan selama perbaikan atau pemeliharaan

Pengunci sikring terkunci dengan mudah pada tempatya dan dapat diikat dengan kabel untuk keamanan tambahan.

Alat yang digunakan untuk mengunci dan mematikan pemutus sirkuit (circuit breaker) selama perbaikan atau pemeliharaan. Alat ini berfungsi untuk melindungi pekerja dari bahaya yang mungkin terkait dengan energi listrik, seperti arus lebih, pneumatik, hidrolik, atau sumber energi lainnya

alat yang digunakan untuk mengunci dan mematikan katup, juga dikenal sebagai valve, selama perbaikan atau perawatan. Alat ini dibuat untuk mengisolasi sumber energi dan mencegah katup tidak sengaja beroperasi. Dalam prosedur keselamatan LOTO, handle valve LOTO biasanya disesuaikan dengan ukuran dan jenis katup tertentu, seperti katup gerbang (gate valve) atau katup bola (ball valve). Ini digunakan untuk melindungi pekerja dari bahaya yang terkait dengan energi listrik, pneumatik, hidrolik, atau sumber energi lainnya.
LOTO (Lock Out Tag Out) digunakan ketika:
Penggunaan loto apakah bisa dilakukan oleh seluruh karyawan? tidak, mereka tidak dapat melakukannya. Lotto hanya dapat digunakan oleh karyawan yang berwenang. Untuk menjadi karyawan yang berwenang, mereka harus dilatih tentang program loto perusahaan, termasuk mengetahui sumber energi berbahaya di fasilitas atau area kerja, jenis dan jumlah energi yang tersedia, metode untuk mengisolasi dan mengendalikan energi berbahaya. Singkatnya, mereka harus dilatih untuk memahami, menerapkan, dan mengikuti prosedur LOTO dengan benar. Pemberi kerja juga harus memberikan wewenang kepada mereka untuk menggunakan prosedur LOTO.
Tidak hanya karyawan yang berwenang yang membutuhkan pelatihan. Pelatihan juga diperlukan untuk karyawan yang bekerja di area di mana LOTO digunakan, serta mereka yang menjalankan mesin atau peralatan yang akan dirawat atau dilayani di bawah LOTO. Mereka juga harus belajar tentang tujuan LOTO dan cara menggunakannya. Selain itu, mereka tidak boleh mencoba menyalakan atau menghidupkan kembali peralatan yang terkunci, ditandai, atau terkunci. Untuk karyawan yang berwenang yang mengerjakan peralatan, melakukan dapat berakibat fatal.
Kita akan mulai terlebih dahulu untuk Prosedur pemasangan LOTO, berikut ini adalah prosedur pemasangannya:
Setelah mengetahui bagaimana prosedur pemasangan LOTO selanjutnya adalah prosedur dari pelepasan LOTO. Berikut ini adalah procedure pelepasan LOTO:
Berikut ini adalah contoh – contoh penggunaan dari L OTO di lingkungan kerja
https://keselamatankerja.com/loto/
https://ak3u.com/pengertian-loto-lock-out-tag-out/
https://e-journal.uajy.ac.id/14101/2/TI072111.pdf
http://id.safetylockey.com/info/types-of-lockout-tagout-devices-74518042.html