Memuat halaman...
Memuat halaman...


Boiler merupakan bejana tertutup dimana panas pembakaran dialirkan ke air sampai terbentuk air panas atau steam berupa energi kerja. Air adalah media yang berguna dan murah untuk mengalirkan panas kesuatu proses. Air panas atau steam pada tekanan dan suhu tertentu mempunyai nilai energi yang kemudian digunakan untuk mengalirkan panas dalam bentuk energi kalor ke suatu proses. Sebagai Ahli K3 Umum, Anda perlu menerapkan cara bekerja dengan boiler secara aman dan mencegah terjadinya kecelakaan.
Jika air didihkan sampai menjadi steam, maka volumenya akan meningkat sekitar 1600 kali, menghasilkan tenaga yang menyerupai bubuk mesiu yang mudah meledak, sehingga sistem boiler merupakan peralatan yang harus dikelola dan dijaga dengan sangat baik.
Suatu boiler memerlukan pengaman untuk menjaga keandalan operasi dalam masa periode panjang. Pengaman boiler dimaksudkan untuk menjaga dan menghindari gangguan yang lebih serius pada boiler dan alat bantunya, yang mengakibatkan menurunnya kemampuan boiler, ataupun kerusakan pada peralatan. Sistem pengaman boiler ini secara umum akan menggambarkan keamanan boiler dari korosi, overheating dan thermal stress yang ditimbulkan padasaat proses startup, normal operasi dan shutdown.
Daerah boiler yang memerlukan perhatian khusus di antaranya:
Economizer diamankan dari terbentuknya penguapan feedwater di dalam tube, karena uap yang terjebak didalamnya dapat menimbulkan water hammer, thermalshock dan dapat menimbulkan fluktuasi control drum level.
Furnace berhubungan dengan masalah tekanan uap dan temperatur uap serta temperatur ruang bakar yang sangat tinggi. Faktor-faktor yang menjadi perhatian adalah: Tekanan operasi boiler, Operasi boiler balance firing.
Selama kondisi normal operasi tekanan di drum dan level drum serta kualitas air harus selalu terkontrol.
Superheater bersangkutan dengan kondisi temperatur uap dan pengaman temperatur metal. Batasan-batasan pengaman superheater di antaranya:
Prosedur pencegahan kebakaran ruang boiler diperlukan karena sifat mudah terbakar dari bahan yang digunakan di ruang boiler. Operator boiler harus mengetahui prosedur yang akan digunakan dalam memberitahu pemadam kebakaran atau membunyikan alarm kebakaran. Orang yang mengirimkan bantuan harus memastikan pekerja pabrik lainnya tersedia untuk mengarahkan pemadam kebakaran ke lokasi yang tepat ketika mereka tiba. Selain itu, operator boiler harus mengetahui lokasi kotak alarm kebakaran. Bahan mudah terbakar memerlukan penanganan khusus oleh operator boiler.
Operator boiler adalah orang yang bertanggung jawab untuk operasi yang aman dan efisien dari boiler. Operator boiler harus mengembangkan kebiasaan keamanan untuk mencegah cedera Ppribadi, cedera pada orang lain, dan kerusakan peralatan. Peraturan keselamatan bervariasi tergantung pada jenis dan ukuran pabrik. Namun, berikut adalah aturan umum keselamatan di ruang boiler:
Artikel lainnya: Penerapan Proses Manajemen K3 di Lingkungan Perkuliahan